Please wait...


Juli 3, 2019 ARTIKEL0

Tubuh ideal dapat dilihat dari Indeks Massa Tubuh atau IMT. IMT adalah perbandingan berat badan kg dibagi dengan kuadrat tinggi badan dalam meter. Ada perbedaan pengkategorian orang asia dengan WHO tapi pada dasarnya apabila IMT sudah diatas 25 kg/m2 artinya sudah melebihi batas normal. Penggunaan rumus diatas hanya dapat diterapkan pada seseorang berusia antara 19 hingga 70 tahun, berstruktur tulang belakang normal, bukan atlet atau binaragawan, dan bukan ibu hamil atau menyusui. Pengukuran lain yang bisa digunakan untuk melihat proporsi tubuh adalah dengan lingkar pinggang dan panggul atau melihat komposisi lemak dalam tubuh. Cut-points lingkar pinggang obesitas yaitu laki-laku >90 cm, perempuan >80 cm. untuk rasio lingkar pinggang dan panggul (RLPP), ukuran RLPP normal wanita <0,85 Pria <0,90. Selanjutnya adalah penilaian komposisi lemak. Salah satu alat yang bisa digunakan untuk mengukur komposisi lemak dalam tubuh adalah Biolectrial Impedence Analysis (BIA) yang sudah tersedia di RS UII.
BIA dapat mengukur bukan hanya komposisi lemak tapi komposisi tubuh lainnya seperti total body water, total body fat, perbandingan massa lemak dan massa otot. Total body fat menggambarkan total lemak yang ada didalam tubuh dan physique ratings menggambarkan perbandingan massa lemak dan massa otot di dalam tubuh. Kegemukan juga ada beberapa tipe. Berdasarkan penyebaran lemak didalam tubuh, ada dua tipe obesitas, yaitu : tipe buah apel (android), pada tipe ini ditandai dengan pertumbuhan lemak yang berlebih dibagian tubuh sebelah atas yaitu sekitar dada, pundak, leher, dan muka. Tipe ini pada umumnya dialami pria dan wanita yang sudah menopause. Tipe obesitas ini berhubungan lebih kuat dengan resiko penyakit diabetes, hipertensi, dan penyakit kardiovaskuler daripada obesitas tubuh bagian bawah (Sugianti, 2009). Tipe yang kedua, yaitu tipe buah pear (genoid), pada obesitas tipe ini, distribusi jaringan lemak lebih banyak dibagian panggul dan paha, sehingga tubuh menyerupai buah pir (Boivin, 2007). Tipe ini banyak dialami oleh perempuan.
Pencapaian dan diet serta nutrisi yang mendukung. Diet itu bukan melulu menurunkan berat badan. Dalam kamus Gizi Pelengkap Kesehatan Keluarga Persatuan Ahli Gizi Indonesia (2009), diet memiliki arti sebagai pengaturan pola dan konsumsi makanan serta minuman yang dilarang, dibatasi jumlahnya, dimodifikasi, atau diperolehkan dengan jumlah tertentu untuk tujan terapi penyakit yang diderita, kesehatan, atau penurunan berat badan. Ada bermacam-macam diet yang sudah bermunculan di era milenial ini. Ada gizi seimbang, diet golongan darah, diet food combining (FC), obsessive Corbusier’s Diet, diet mayo, dan lainya.
Apa itu diet seimbang ? sudah taukah healthy people kalau 4 sehat 5 sempurna itu sudah tidak berlaku? Banyak yang belum tau ternyata bahwa sekarang pesan tersebut sudah digantikan dengan 10 pesan gizi seimbang dan disederhanakan lagi menjadi 4 pilar gizi seimbang. 10 pesan umum gizi seimbang yaitu :
1. Syukuri dan nikmati anejaragaman makanan
2. Banyak makan sayur-sayuran dan cukup buah-buahan
3. Biasakan mengonsumsi laku pauk yang mengandung protein tinggi
4. Biasakan menonsumsi anekaragaman makanan pokok
5. Batasi konsumsi pangan manis, asin, dan berlemak
6. Biasakan sarapan
7. Biasakan minum air putih yang cukup dan aman
8. Biasakan membaca label pada kemasan pangan
9. Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir
10. Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan normal

10 pilar tersebut disederhanakan menjadi 4 pilar gizi seimbang. Yaitu :
1. Mengonsumsi makanan beragam
2. Membiasakan perilaku hidup bersih
3. Melakukan aktivitas fisik
4. Mempertahankan dan memantau berat badan normal
Diet pertama ini sangat bagus untuk mencapai tubuh yang healty tanpa pengaturan makan yang membingngkan. Diet yang berkaitan dengan menurunkan berat badan. Diet ini dapat dilakukan untuk yang kategori IMT nya masuk kategori berlebih. Pengaturan diet ini akan berbeda-beda pada setiap orang karena disesuaikan dengan berat badan, usia, aktivitas fisik, kebiasaan dan lainnya. Hal yang penting perlu diperhatikan yaitu pengaturan pola makan, batasi konsumsi karbohidrat, lemak, istirahat cukup, dan aktivitas fisik yang sesuai.
Apa itu diet mayo? Diet mayo adalah diet yang membatasi asupan karbohidrat, tidak memakan garam atau menghilangkan makanan asin selama kurang lebih 13 hari, mengganti 5 kebiasaan buruk dengan 5 kebiasaan baik. Diet ini kurang direkomendasikan karena setelah 13 hari lepas dari diet tersebut ada resiko terjadinya yoyo effect. Yaitu kenaikan berat badan yang bisa sama atau bahkan lebih besar sari berat badan sebelumnya.
Untuk diet yang baik, memang harus dikombinasikan dengan olahraga. Dan siet yang baik penurunanya setidaknya adalah ½ kg. apabila ada penurunan yang drastic maka tadi ditakutkan ada resiko yoyo effect.
Bagaimana cara mengetahui berapa kalori makanan yang kita makan ? nah ini ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk menghitung kalori yang dimakan atau bisa juga dengan menggunakan bahan makanan penukar. Menu sehat dan pola makan baik untuk penderita asam lambung tinggi dan tekanan darah rendah? Untuk pengaturan makan asam lambung tinggi dan tekanan darah rendah yang perlu diperhatikan yang pertama adalah pola makan yang teratur, bisa dengan 6 kali makan porsi kecil dan sering, seperti 3 kali makan utama dengan 3 kali selingan, hindari makanan asam , atau yang membuat lambung tidak nyaman seperti berbumbu tajam, nanas, kol, dan lainnya, bisa juga dicoba dengan makan buah terlebih dahulu sebelum makan.



Mei 16, 2019 ARTIKEL0

Apakah itu Akupunktur medik? Akupunktur medik adalah tindakan perangsanagan titik akupunktur di kulit/permukaan tubuh untuk tujuan promotif (pemeliharaan), preventif (pencegahan), kuratif (pengobatan), dan rehabilitatif (pemulihan) suatu penyakit/gagguan kesehatan. Badan Kesehatan Dunia / World Health Organization (WHO) sejak tahun 1991 telah menerima akupunktur sebagai cara pengobatan dan merekomendasikan untuk diintegrasikan dalam sistem kesehatan tiap negara anggota. Berdasarkan data dari WHO pada tahun 2002 akupunktur telah diterapkan/digunakan setidaknya di 78 negara.
Bagaimana cara kerja akupunktur medik ? yaitu dengan menusukkan jarum akupunktur ke titik yang sudah tertentu tadi maka tubuh kita akan mengeluarkan zat neurokemikal atau semacam hormon, yang nantinya akan berperan sebagai pereda nyeri, anti peradangan, anti alergi, meningkatkan aliran darah setempat atau memperbaiki fungsi organ terkait, serta berbagai fungsi lainnya.
Apakah akupunktur medik menggunakan jarum khusus ? ya, namanya jarum akupunktur ukurannya sangat kecil, steril dan sekali pakai langsung buang (singel use), dan berbeda dengan jarum untuk mengambil darah. Diameternya hanya 1/10 kali jarum ambil darah. Akupunktur medik ini dapat digunakan mulai usia bayi baru lahir hingga usia lanjut. Pada anak-anak, remaja bahkan pada ibu hamil akupunktur medik aman dilakukan.
Amankah akupunktur medik? Aman dan tidak berbahaya. Namun segala tindakan medik tetap ada risikonya. Untuk gangguan kesehatan atau penyakit apa saja akupunktur medik dapat dimanfaatkan? Nyeri dalam berbagai bentuk diantaranya: nyeri haid (disminorrheae), nyeri wajah (neuralgia trigeminal), migren, vertigo, nyeri lutut, nyeri punggung bawah/pinggang bawah (LBP), nyeri leher, nyeri gigi, nyeri bahu, nyeri pasca operasi, nyeri pasca biopsi, siatika (nyeri pinggang bawah menjalar), sprain (keseleo/terkilir), nyeri siku, nyeri pasca infeksi herpes, nyeri tumit (calcaneodynia), nyeri pasca infeksi herpes. Masalah alergi, seperti : Asma bronkial, neurodermatitis, pruritas (gatal-gatal di kulit berulang), pilek akibat alergi (rhinitis alergika), biduran. Gangguan organ reproduksi wanita dan pria, seperti : Sindrom Polikista Ovarium (PCOS), sindrom sebelum haid (PMS:pre-menstruall syndrome), induksi persalinan, koreksi malposisi fetus, morning sickness, nyeri persalinan, disfungsi ereksi (non-organik). Pasca melahirkan : untuk melancarkan ASI, mengatasi Sindrom Baby Blues dan membantu menurunkan berat badan ibu. Pada penderrita kanker : akupuntur medik sangat berperan untuk mereka yang tengah atau sudah menjalani kemoterapi, radioterapi ataupun pasca pembedahan.
Lama terapi pada akupunktur medik adalah setelah jarum ditusukkan pada titi tertentu dipermukaan tubuh sesuai tujuan maka jarum ditinggal selama 20 sampai 30 menit untuk mencapai hasil optimal.
Akupuntur medik berbeda dengan akupuntur tradisional yang banyak kita temukan di masyarakat. Akupunktur medik merupakan bagian dari ilmu kedokteran konvensional dan praktisinya adalah dokter. Sedangkan akupunktur tradisional adalah bagian dari TCM (tradisional chinese medicine) dan praktisinya adalah selain dokter. Apakah bisa untuk membantu penyempitan syaraf ditulang belakang? Ya, akupuntur medik bisa untuk masalah penyempitan syaraf tulang belakang, terutama untuk pereda nyeri dan anti peradangan serta melemaskan otot-ototnya.
Apa perbedaan migren dan vertigo, dan penangananya akupunktur seperti apa ? jika migren yaitu nyeri sesisi atau selokasi saja didaerah kepala, sementara vertigo yaitu rasa berputar yang bisa dibarengi dengan nyeri kepala. Pada akupuntur medik standar nya adalah 12 kali terapi selama 6 pekan. Namun, tergantung kasus dan respon pasien, banyaknya terapi bisa kurang dari 12 kali. Contoh pada kasus maag hanya perlu 3 kali terapi agar gejalanya reda.



Mei 16, 2019 ARTIKEL0

Selamat pagi ayah dan bunda. Akhir-akhir ini cuaca tidak menentu, sering menyebabkan gangguan kesehatan berupa demam, batuk, pilek terutama pada anak-anak dan balita. Demam sering menyebabkan kekhawatiran orangtua karena anak menjadi rewel, gelisah, sulit t idur bahkan kejang pada anak-anak yang rentan.
Didalam tubuh sebenarnya terjadi pengaturan suhu tubuh melalui pengaturan keseimbangan produksi panas (thermogenesis) dan kehilangan panas (heat loss/thermolisis). Pembentukan panas karena metabolisme basal, aktifitas otot (seperti menggigil, olahraga), efek hormon tiroid dan epinefrin terhadap sel. Kehilangan panas tubuh dapat terjadi melalui radiasi, evaporasi (penguapan dari kulit yang tidak kita sadari), konduksi (penghantaran suhu ke benda padat yang bersentuhan dengan kulit) dan konveksi (turunnya suhu kulit karena aliran udara dingin).
Lalu, bagaimanakah pengaturan suhu tubuh? Di kulit terdapat reseptor suhu (thermoreseptor) yang akan menerima rangsang dari lingkungan kemudian induksi saraf diteruskan ke pusat pengaturan panas yang ada di area pre optik hipothalamus. Kemudian terjadi perintah untuk menaikkan atau menurunkan suhu kulit. Untuk menaikkan suhu tubuh, terjadi respon berupa : menggigil, kulit menjadi pucat (vasokontriksi), selera makan meningkat, perubahan perilaku (seperti mencari selimut). Sedangkan untuk menurunkan suhu tubuh, maka dapat terjadi berkeringat, kulit menjadi kemerahan, selera makan berkurang, serta melakukan upaya mendinginkan tubuh seperti dengan cara mencari kipas angin.
Sebenarnya demam itu apa sih ? pengertian demam (pireksia), adalah peningkatan suhu tubuh di atas fluktuasi harian yang normal, hal ini diakibatkan oleh peningkatan sel point suhu tubuh. Untuk praktisnya, yang disebut demam, apabila:
1. Suhu > 38°C (rektal)
2. Suhu > 37,5°C (ketiak)
3. Suhu >37,8°C (oral)
4. Suhu >38°C (telinga/membran timpani)
Saat ini telah beredar berbagai alat pengukur suhu (termometer)
1. Termometer kaca/merkuri
Untuk mengukur suhu, sebelumnya harus digoyangkan agar puncak air raksa dibawah angka 36. Tidak boleh digunakan di bawah lidah dan dapat berbahaya pada suhu sangat tinggi karena air raksa dapat tumpah. Termometer raksa juga tidak boleh dibuang sembarangan karena air raksa dapat membahayakan lingkungan.
2. Termometer elektronik
Dapat memberikan pembacaan suhu <60 detik, paling akurat digunakan untuk sublingual. Mekanisme pembacaan suhu melalui sensor di ujung termometer yang bersentuhan dengan kulit
3. Termometer membran timpani
Alat ini mengukur suhu melalui pancaran infra red dari dalam telinga. Alat ini cocok untuk bayi dan anak kecil, karena pembacaan cepat < 2 detik.
Demam, sering menyebabkan kekhawatiran orang tua yang berakibat terjadi penggunaan obat penurun panas yang berlebihan. Pemberian obat turun panas diberikan untuk menghilangkan ketidaknyamanan yang diakibatkan oleh demam, tidak terjadi gangguan neorologis seperti gelisah, mengigau, bahkan halusinasi. Selain obat, dapat dilakukan upaya-upaya seperti :
1. Mengurangi ketidaknyamanan pasien. Misal dengan memeluk bayi/anak
2. Melonggarkan baju, gunakan baju yang tipis agar memudahkan pembuangan panas
3. Menambah asupan cairan baik dari minuman, kuah sayur, jus buah
4. Kompres air hangat di dahi, ketiak, lipat paha, atau mandi dengan air hangat
5. Waspada tanda bahaya seperti : anak cenderung mengantuk/sulit dibangunkan, terjadi kejang, tidak mau minum
6. Melakukan pemantauan suhu tubuh, dengan mencatat kapan mulai demam, ukur suhu berkala (tiap 4 jam), catat jam pemberian obat penurun panas

Sebetulnya kapan anak yang demam harus dibawa periksa ke dokter?
1. Bila demam berlangsung terus menerus sampai melampaui suhu >40,5°C
2. Demam berlangsung melebihi 48-72 jam
3. Bayi berusia < 3 tahun dengan suhu rektal > 38°C
4. Demam disertai kejang/gangguan neorologis lain
Untuk pertolongan pertama dirumah, pengobatan yang disarankan dengan pemberian obat penurun panas golongan paracetamol.



Mei 16, 2019 ARTIKEL0

Kenali jenis nyeri. Nyeri itu pada prinsipnya adalah pengalaman subjektif dan emosional yang dirasakan manusia. Menurut Prof Lucas Meliala, SpS (K), nyeri itu pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan baik aktual maupun potensial atau yang digambarkan dalam bentuk kerusakan tersebut.
Mengenai sensorik dan emosional setiap orang berbeda-beda satu sama lain. Faktor emosional sangat berpegaruh denagan persepsi nyeri yang dirasakan masing-masing orang. Untuk mengenal lebih jauh mengenai nyeri, berikut kami jabarkan jenis dan gejala nyeri :
1. Nyeri Nosiseptif
Stimulasi singkat, tidak timbul kerusakan jaringan berat. Misal : kita secara tidak sengaja kaget dikarenakan kesetrum listrik atau ketusuk paku
2. Nyeri Inflamatorik
Yang disebabkan stimulasi kuat, kerusakan jaringan atau proses peradangan, dapat bersifat spontan atau berguna untuk proses penyembuhan. Misal : nyeri pinggang, nyeri leher, peradangan sendi. Dan memiliki ciri khas sepeerti pegal (rasa nyeri yang bersifat tumpul)
3. Nyeri neuropatik
Disebabkan adanya kerusakan disistem saraf tepi atau pusat. Keadaan nyeri neuropatik ini banyak juga ditemukan pada kondisi diabetes melitus. Misal : tertusuk-tusuk, terbakar, kebas, kesemutan
4. Nyeri Fungsional
Adalah peningkatan sensitivitas terhadap berbagai stimulus dahulu dikenal dengan nyeri psikogenik
Bagaimana untuk melakukan penilaian tentang nyeri ? nyeri adalah suatu pengalaman individual, sehingga penilaian nyeri juga bersifat subjektif atau individual. Ada beberapa alat untuk mengukur derajat keparahan nyeri seperi VAS (Visual Analog Scale). Jika nyeri 1-3 dianggap ringan, jika skor nyerinya 4-6 dianggap nyeri sedang, dan jika skor nyerinya 7-10 dianggap nyeri berat.
Setelah tau cara menilai derajat nyeri, maka kita harus tahu kapan nyeri dianggap berbahaya. Nyeri diangap berbahaya jika ada 8 hal yaitu : trauma, unexplained wight loss, neurologic symptoms, age >50, fever, intravenous drug use, steroid use, and history of cancer. Untuk melakukan managemen nyeri sehari-hari bisa dilakukan misalnya habis jatuh/cedar bisa dikompres, atau bisa juga diberikan paracetamol 500 mg atau obat-obatan sejenis NSAID misal Natrium Diklofenak, Asam Mefenamat. Dengan catatan untuk kondisi penyakit maag dan jantung harus mendapatkan pendampingan dari dokte jika ingin memakai obat sejenis NSAID.
Bagaimana penanganan pada nyeri leher? Untuk nyeri leher jika memang lebih dari 6 minggu sudah diberi obat antinyeri bisa dikonusltasikan ke dokter spesialis saraf untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pemanasan sebelum olahraga secara efektif bisa mengurangi nyeri pasca excersise. Psikogenik pain termasuk didalam fungsional pain. Sebelum dilakukan penanganan hendaknya diberikan assesmen dulu ada atau tidaknya faktor kecemasan atau depresi pada pasien dengan tools yang ada. Setelah itu baru bisa dilakukan tindak lanjut penanganan dengan farmakologis atau non farmakologis seperti hypnoterapi.
Kondisi pelupa memang banyak faktor yang bisa mencetuskan. Perlu digali ulang faktor penyebab apa yang menyebabkan mengalami kepikunan. Kondisi kepikunan atau gangguan kognitif ada yang bisa disembukan dan ada pula yang membutuhkan proses terapi dan rehabilitasi lebih lanjut.
Kondisi OA paling banyak dialami di sendi-sendi besar, jika beberapa sendi kecil yang terlibat drngan peradangan yang nyata, bisa kearah reumatoid artitis atau mungkin masih banyak juga penyebab nyeri sendi yang lain. Pemeriksaan rontgen atau USG bisa dijadikan pilihan untuk melihat kondisi sendi. Selain itu pemeriksaan darah juga bisa dilakukan untuk mencari penyebab peradangan sendi tersebut. Kondisi nyeri boyok karena HNP bisa mengganggu aktifitas, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk kondisi nyeri terhadap HNP. Fisioterapi salah satunya. Selain itu, olahraga renang juga bisa membantu, tetapi tetap harus dengan pengawasan dokter sejauh apa derajat HNP. Pilihan terapi injeksi epidural dengan teknik C-Arm juga dapat dijadikan pilihan. Tindakan operatif dilakukan jika gejala HNP sudah menyebabkan gangguan neorologis yang berat.
Neuralgia trigeminal adalah penyakit saraf yang ditandai oleh rasa nyeri hebat pada wajah, serasal dari saraf trigeminus atau saraf ke V. Biasanya nyeri bersifat tajam, seperti tersayat, tertusuk-tusuk sampai panas terbakar. Rasa nyeri akan diperburuk oleh sentuhan, suhu dingin, serta gerakan mengunyah, menyikat gigi. Sebagian besar pasien mengalami nyeri di sudut mulut sampai rahang bawah dan pada daerah bibir atas sampai sekitar mata. Penyebab neuralgia trigeminal paling sering adalah adanya penenkanan pada saraf trigeminus, misal bisa terjadi pasca tindakan pencabutan gigi, trauma saraf wajah, infeksi virus herpes, tetapi ada juga yang tidak diketahui penyebabnya. Untuk menegakkan diagnosa neuralgia trigeminal biasanya dokter akan melakukan anamnesis (pertanyaan tentang histori penyakit), pemeriksaan penunjang lain seperti MRI dll untuk memastikan penyebab neuralgia trigeminal. Selanjutnya dokter saraf akan memberikan terapi yang sesuai dengan penyebab neuralgia trigeminalnya.



Mei 6, 2019 ARTIKEL0

Kesehatan mahal harganya, tetapi ketika sakit bisa lebih mahal lagi biayanya. Karena itu, mencegah lebih baik daripada mengobati. Sebagai langkah pencegahan, medical check-up dapat dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan, sekaligus mendeteksi suatu penyakit sejak dini. Medical check-up diperlukan oleh perempuan dan laki-laki, baik anak muda maupun orang lanjut usia. Orang yang terlihat sehat pun perlu melakukan medical check-up, terutama untuk memeriksa tingkat kesehatan serta kemungkinan adanya penyakit serius yang belum menunjukkan gejala.
Apakah Medical Check-up itu?
Medical check-up atau pemeriksaan kesehatan berkala adalah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara menyeluruh dan berkala. Melalui pemeriksaan ini diharapkan suatu penyakit atau gangguan kesehatan bisa dideteksi sejak dini. Pemeriksaan ini sekaligus berguna untuk merencanakan metode penanganan dan pengobatan yang tepat sebelum penyakit berkembang.
Saat medical check-up, pasien akan menjalani sejumlah tahapan pemeriksaan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan tanda-tanda vital (seperti tekanan darah, suhu tubuh, denyut nadi dan pernafasan), pemeriksaan fisik oleh dokter, pemeriksaan laboratorium, dan pemeriksaan-pemeriksaan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Pasien juga dapat berkonsultasi dengan dokter setelah hasil medical check-up selesai. Dokter dapat mengarahkan pasien untuk melakukan tindak lanjut terkait hasil yang ditemukan.
Indikasi Medical Check-up
Walau tidak diwajibkan, medical check-up telah menjadi pemeriksaan kesehatan rutin. Pasien dapat berkonsultasi kepada dokter kapan saja dan tidak perlu menunggu sampai timbulnya penyakit atau menurunnya kondisi kesehatan. Medical check-up secara rutin dapat meningkatkan peluang untuk tetap sehat dan memiliki usia yang lebih panjang.
Berikut ini adalah tujuan medical check-up secara rutin ke dokter:
Mengetahui kondisi kesehatan terkini guna mempersiapkan bentuk penanganan secara dini jika ditemukan adanya penyakit atau gangguan kesehatan.
Mengetahui risiko-risiko penyakit yang mungkin bisa muncul di kemudian hari.
Mendorong pasien untuk beralih ke gaya hidup sehat.
Bagi yang bekerja dengan adanya risiko Penyakit Akibat Kerja (PAK), biasanya perusahaan akan menyediakan fasilitas ini dan MCU akan dilakukan tiap tahun. Paket MCU yang diambil juga menyesuaikan dengan risiko pekerjaan yang ditemui di lapangan. Sebagai contoh, pekerja tambang batu bara yang bekerja di conveyor di mana mengalami risiko penurunan pendengaran dan juga risiko gangguan pernafasan, maka dalam paket MCU nya sebaiknya dilakukan pemeriksaan pendengaran berupa audiometri dan juga pemeriksaan pernafasan berupa spirometri. Jika dalam perusahaan tersebut terdapat dokter perusahaan, maka dokter tersebut yang akan melakukan review hasil MCU.
Persiapan Medical Check-up
Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum medical check-up. Pasien disarankan untuk membawa data medis penting, seperti foto Rontgen atau hasil dari pemeriksaan kesehatan yang sebelumnya pernah dilakukan. Tanyakan juga kepada dokter atau paramedis mengenai perlunya puasa sebelum melakukan pemeriksaan.
Sebelum rangkaian pemeriksaan dilakukan, akan diberikan kuesioner yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang mengacu pada kondisi kesehatan saat ini dan yang terdahulu. Berikan daftar obat, suplemen, atau herba yang sedang dikonsumsi.
Secara umum, berikut ini bisa menjadi daftar hal-hal yang diperiksa melalui medical check-up.
Berat Badan
Indeks masa tubuh (body mass index/BMI) yang tidak normal dapat memicu berbagai penyakit. Kegemukan dapat meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, diabetes mellitus tipe 2, hipertensi, dan lain-lain. Sedangkan kondisi fisik yang terlalu kurus berisiko melemahkan sistem kekebalan tubuh.
Sebenarnya BMI dapat dihitung sendiri di rumah. Caranya: berat badan (kg) / tinggi (m)2. Untuk kategorinya:
Underweight : <18,00 kg/m2
BMI normal : 18,00 – 24,99 kg/m2
Overweight : 25,00 – 29,00 kg/m2
Obesitas : >30,00 kg/m2

Gula Darah
Pemeriksaan gula darah dilakukan untuk mendeteksi adanya gangguan terkait kencing manis. Dahulu disarankan untuk mereka yang berusia > 45 tahun, namun dengan adanya pergeseran trend penyakit akhir-akhir ini maka pemeriksaan ini juga direkomendasi dilakukan terutama yang memiliki risiko seperti keturunan kencing manis.
Pemeriksaan gula terdiri dari gula sewaktu, puasa dan dua jam setelah makan. Namun untuk medical check-up, yang sering dilakukan adalah gula puasa dan gula dua jam sebelum makan. Sebelum melakukan tes, disarankan berpuasa selama 8-10 jam. Tes gula darah puasa akan menunjukkan salah satu hasil berikut:
Normal: 70-100 mg/dL
Pra diabetes: 100-125 mg/dL
Diabetes: ≥ 126 mg/dL
Kolesterol
Kolesterol pada dasarnya adalah jenis lemak yang dibutuhkan tubuh, namun jumlah yang berlebihan dapat menyumbat pembuluh darah dan memicu penyakit jantung serta stroke. Kolesterol normal adalah sebagai berikut:
Kolesterol baik (high-density lipoprotein/HDL) sebaiknya di atas 60 mg/dL.
Kolesterol jahat (low-density lipoprotein/LDL) sebaiknya di bawah 100 mg/dL.
Trigliserida sebaiknya kurang dari 150 mg/dL.
Total kolesterol sebaiknya di bawah 200mg/dL.
Jika Anda gemuk, mengidap diabetes atau hipertensi, memiliki riwayat penyakit jantung atau stroke dalam keluarga, merokok, tes ini bisa dimulai dari usia 20 tahun dan perlu lebih sering. Sebelum melakukan pemeriksaan, disarankan berpuasa 8-10 jam.
Kesehatan Jantung
Jantung merupakan salah satu organ vital dalam tubuh manusia. Pemeriksaan jantung dapat dilakukan dengan tes elektrokardiogram (EKG) atau dikenal dengan rekam jantung. Tes dilakukan untuk mengetahui aktivitas listrik jantung. Dengan tes ini dapat dideteksi adanya detak jantung tidak normal atau gangguan lain seperti pembuluh darah yang tersumbat. Tes ini dilakukan jika Anda mengalami gejala penyakit jantung, seperti nyeri di bagian dada atau jantung berdebar. Jika hasil EKG menunjukkan hal yang tidak wajar atau harus dilakukan tindak lanjut, dokter jantung akan merekomendasikan adanya tes stress (stress test), yakni dipasang alat seperti EKG di dada tapi sembari melakukan treadmill. Hal ini untuk melihat kondisi jantung saat beraktifitas. Seperti diketahui, serangan jantung banyak terjadi saat kita dalam kondisi beraktifitas.
Mata
Periksakan mata setiap 1-2 tahun terutama jika Anda mengalami masalah penglihatan. Selain gangguan penglihatan, pemeriksaan pada anak bertujuan melihat kemungkinan mata malas atau mata juling. Sedangkan pada orang dewasa, pemeriksaan dapat mengetahui kondisi:
Retinopati, kerusakan pembuluh darah di belakang mata misalnya akibat diabetes.
Glaukoma, kerusakan saraf optik serta meningkatnya tekanan mata.
Katarak, mata berkabut.
Telinga
Lakukan tes pendengaran (audiometri) jika Anda mengalami gangguan pendengaran. Audiometri digunakan untuk mengevaluasi kemungkinan tuli, menentukan jenis dan tingkat gangguan pendengaran. Pemeriksaan pada bayi dan anak-anak diperlukan untuk mendeteksi masalah pendengaran yang dapat mengganggu kemampuan belajar, berbicara, dan memahami bahasa. Pemeriksaan dilakukan dengan melihat respons Anda pada suara.
Gigi
Tidak ada seorang pun yang terbebas dari plak dan karang gigi. Karena itu, diperlukan pemeriksaan gigi rutin tiap 6 bulan sejak dini untuk mendeteksi kondisi-kondisi seperti abses atau bengkak bernanah akibat infeksi, kerusakan di antara gigi, kerusakan tulang rahang, gigi impaksi akibat gigi bungsu tumbuh tidak normal, kista atau tumor. Jika ditemukan karang gigi, dokter akan membersihkannya atau scaling.
Kesehatan gigi ini sering sekali disepelekan, namun berawal dari sakit gigi sebenarnya bisa menimbulkan penyakit yang lain. Adanya gigi berlubang, bisa menyebabkan bakteri Streptococcus β-hemolyticus group B untuk berkembang dan jika masuk ke aliran darah dapat menyebabkan gangguan jantung dan ginjal.
Paru
Seberapa banyak seseorang merokok bisa diukur dengan jumlah smoking pack-year. Angka smoking pack-year seseorang diukur dengan mengalikan jumlah bungkus rokok yang dikonsumsi per hari dengan jumlah tahun dia merokok. Jadi contohnya, seseorang yang menghabiskan 2 bungkus rokok tiap hari selama 4 tahun, dia disebut mempunyai 8 smoking pack-year. Berikut beberapa risiko yang dimiliki perokok berat dan pemeriksaan yang dibutuhkan.
Penyakit paru obstruktif kronik (COPD), memerlukan tes fungsi paru-paru yang mengukur jumlah udara dalam paru-paru, kecepatan masuk dan keluar udara, serta menggunakan X-ray pada bagian dada.
Kanker paru, memerlukan CT scan. Orang usia 55-80 tahun dengan 30 smoking pack-year atau lebih dan masih aktif merokok atau baru berhenti dalam 15 tahun terakhir, serta siapa pun yang memiliki risiko kanker paru setelah berkonsultasi dengan dokter, sebaiknya melakukan pemeriksaan ini.


Rumah Sakit UII

Rumah Sakit UII adalah rumah sakit di Yogyakarta yang mempunyai layanan yang berfokus pada pasien, sehingga pasien adalah yang utama.

Jl. Srandakan Km. 5,5, Pandak, Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta 55761

Jam Operasional

  • IGD Buka 24 Jam

Pelayanan Rawat Jalan

  • Senin - Minggu, Jam 08.00 - 21.00 WIB

Kontak

  • (0274) 2812-999
  • Email : contact@rsuii.co.id

Peta Lokasi

Copyright © Rumah Sakit UII Yogyakarta