Please wait...

TUBUH IDEAL DAMBAAN SEMUA, KENALI NUTRISI BAIK UNTUK KITA OLEH AHLI Gizi RS UII, Anesti Laras, S.Gz

Juli 3, 2019 0

Tubuh ideal dapat dilihat dari Indeks Massa Tubuh atau IMT. IMT adalah perbandingan berat badan kg dibagi dengan kuadrat tinggi badan dalam meter. Ada perbedaan pengkategorian orang asia dengan WHO tapi pada dasarnya apabila IMT sudah diatas 25 kg/m2 artinya sudah melebihi batas normal. Penggunaan rumus diatas hanya dapat diterapkan pada seseorang berusia antara 19 hingga 70 tahun, berstruktur tulang belakang normal, bukan atlet atau binaragawan, dan bukan ibu hamil atau menyusui. Pengukuran lain yang bisa digunakan untuk melihat proporsi tubuh adalah dengan lingkar pinggang dan panggul atau melihat komposisi lemak dalam tubuh. Cut-points lingkar pinggang obesitas yaitu laki-laku >90 cm, perempuan >80 cm. untuk rasio lingkar pinggang dan panggul (RLPP), ukuran RLPP normal wanita <0,85 Pria <0,90. Selanjutnya adalah penilaian komposisi lemak. Salah satu alat yang bisa digunakan untuk mengukur komposisi lemak dalam tubuh adalah Biolectrial Impedence Analysis (BIA) yang sudah tersedia di RS UII.
BIA dapat mengukur bukan hanya komposisi lemak tapi komposisi tubuh lainnya seperti total body water, total body fat, perbandingan massa lemak dan massa otot. Total body fat menggambarkan total lemak yang ada didalam tubuh dan physique ratings menggambarkan perbandingan massa lemak dan massa otot di dalam tubuh. Kegemukan juga ada beberapa tipe. Berdasarkan penyebaran lemak didalam tubuh, ada dua tipe obesitas, yaitu : tipe buah apel (android), pada tipe ini ditandai dengan pertumbuhan lemak yang berlebih dibagian tubuh sebelah atas yaitu sekitar dada, pundak, leher, dan muka. Tipe ini pada umumnya dialami pria dan wanita yang sudah menopause. Tipe obesitas ini berhubungan lebih kuat dengan resiko penyakit diabetes, hipertensi, dan penyakit kardiovaskuler daripada obesitas tubuh bagian bawah (Sugianti, 2009). Tipe yang kedua, yaitu tipe buah pear (genoid), pada obesitas tipe ini, distribusi jaringan lemak lebih banyak dibagian panggul dan paha, sehingga tubuh menyerupai buah pir (Boivin, 2007). Tipe ini banyak dialami oleh perempuan.
Pencapaian dan diet serta nutrisi yang mendukung. Diet itu bukan melulu menurunkan berat badan. Dalam kamus Gizi Pelengkap Kesehatan Keluarga Persatuan Ahli Gizi Indonesia (2009), diet memiliki arti sebagai pengaturan pola dan konsumsi makanan serta minuman yang dilarang, dibatasi jumlahnya, dimodifikasi, atau diperolehkan dengan jumlah tertentu untuk tujan terapi penyakit yang diderita, kesehatan, atau penurunan berat badan. Ada bermacam-macam diet yang sudah bermunculan di era milenial ini. Ada gizi seimbang, diet golongan darah, diet food combining (FC), obsessive Corbusier’s Diet, diet mayo, dan lainya.
Apa itu diet seimbang ? sudah taukah healthy people kalau 4 sehat 5 sempurna itu sudah tidak berlaku? Banyak yang belum tau ternyata bahwa sekarang pesan tersebut sudah digantikan dengan 10 pesan gizi seimbang dan disederhanakan lagi menjadi 4 pilar gizi seimbang. 10 pesan umum gizi seimbang yaitu :
1. Syukuri dan nikmati anejaragaman makanan
2. Banyak makan sayur-sayuran dan cukup buah-buahan
3. Biasakan mengonsumsi laku pauk yang mengandung protein tinggi
4. Biasakan menonsumsi anekaragaman makanan pokok
5. Batasi konsumsi pangan manis, asin, dan berlemak
6. Biasakan sarapan
7. Biasakan minum air putih yang cukup dan aman
8. Biasakan membaca label pada kemasan pangan
9. Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir
10. Lakukan aktivitas fisik yang cukup dan pertahankan berat badan normal

10 pilar tersebut disederhanakan menjadi 4 pilar gizi seimbang. Yaitu :
1. Mengonsumsi makanan beragam
2. Membiasakan perilaku hidup bersih
3. Melakukan aktivitas fisik
4. Mempertahankan dan memantau berat badan normal
Diet pertama ini sangat bagus untuk mencapai tubuh yang healty tanpa pengaturan makan yang membingngkan. Diet yang berkaitan dengan menurunkan berat badan. Diet ini dapat dilakukan untuk yang kategori IMT nya masuk kategori berlebih. Pengaturan diet ini akan berbeda-beda pada setiap orang karena disesuaikan dengan berat badan, usia, aktivitas fisik, kebiasaan dan lainnya. Hal yang penting perlu diperhatikan yaitu pengaturan pola makan, batasi konsumsi karbohidrat, lemak, istirahat cukup, dan aktivitas fisik yang sesuai.
Apa itu diet mayo? Diet mayo adalah diet yang membatasi asupan karbohidrat, tidak memakan garam atau menghilangkan makanan asin selama kurang lebih 13 hari, mengganti 5 kebiasaan buruk dengan 5 kebiasaan baik. Diet ini kurang direkomendasikan karena setelah 13 hari lepas dari diet tersebut ada resiko terjadinya yoyo effect. Yaitu kenaikan berat badan yang bisa sama atau bahkan lebih besar sari berat badan sebelumnya.
Untuk diet yang baik, memang harus dikombinasikan dengan olahraga. Dan siet yang baik penurunanya setidaknya adalah ½ kg. apabila ada penurunan yang drastic maka tadi ditakutkan ada resiko yoyo effect.
Bagaimana cara mengetahui berapa kalori makanan yang kita makan ? nah ini ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk menghitung kalori yang dimakan atau bisa juga dengan menggunakan bahan makanan penukar. Menu sehat dan pola makan baik untuk penderita asam lambung tinggi dan tekanan darah rendah? Untuk pengaturan makan asam lambung tinggi dan tekanan darah rendah yang perlu diperhatikan yang pertama adalah pola makan yang teratur, bisa dengan 6 kali makan porsi kecil dan sering, seperti 3 kali makan utama dengan 3 kali selingan, hindari makanan asam , atau yang membuat lambung tidak nyaman seperti berbumbu tajam, nanas, kol, dan lainnya, bisa juga dicoba dengan makan buah terlebih dahulu sebelum makan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Rumah Sakit UII

Rumah Sakit UII adalah rumah sakit di Yogyakarta yang mempunyai layanan yang berfokus pada pasien, sehingga pasien adalah yang utama.

Jl. Srandakan Km. 5,5, Pandak, Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta 55761

Jam Operasional

  • IGD Buka 24 Jam

Pelayanan Rawat Jalan

  • Senin - Minggu, Jam 08.00 - 21.00 WIB

Kontak

  • (0274) 2812-999
  • Email : contact@rsuii.co.id

Peta Lokasi

Copyright © Rumah Sakit UII Yogyakarta